<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ILG World</title>
	<atom:link href="http://ilgworld.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ilgworld.com</link>
	<description>Dunia Sahabat, Berita Sahabat, Semangat Sahabat</description>
	<lastBuildDate>Tue, 13 Dec 2011 21:33:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3</generator>
		<item>
		<title>PDIP Khawatir Papua Bernasib Seperti Timor Timur</title>
		<link>http://ilgworld.com/2011/12/pdip-khawatir-papua-bernasib-seperti-timor-timur/</link>
		<comments>http://ilgworld.com/2011/12/pdip-khawatir-papua-bernasib-seperti-timor-timur/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Dec 2011 21:10:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[papua]]></category>
		<category><![CDATA[partai]]></category>
		<category><![CDATA[pdip]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ilgworld.com/?p=64</guid>
		<description><![CDATA[ILG World &#8211; PDI Perjuangan (PDIP) mendesak agar masalah Papua segera diselesaikan. Pemerintah harus berkomitmen secara sungguh-sungguh agar persoalaan Papua diselesaikan secara serius serta dicarikan solusinya. &#8220;Evaluasi mengenai Papua bahwa PDIP mengimbau dan menginginkan pemerintah bersungguh-sungguh membicarakan masalah Papua ini, apapun namanya baik musyawarah mufakat, negosiasi kepada masyarakat Papua,&#8221; ujar Ketua Bidang Politik DPP PDI [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ilgworld.com/wp-content/uploads/2011/12/peta-papua.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-65" style="margin: 5px;" title="peta-papua" src="http://ilgworld.com/wp-content/uploads/2011/12/peta-papua-300x215.jpg" alt="peta-papua" width="300" height="215" /></a><strong>ILG World</strong> &#8211; PDI Perjuangan (PDIP) mendesak agar masalah Papua segera diselesaikan. Pemerintah harus berkomitmen secara sungguh-sungguh agar persoalaan Papua diselesaikan secara serius serta dicarikan solusinya.</p>
<p>&#8220;Evaluasi mengenai Papua bahwa PDIP mengimbau dan menginginkan pemerintah bersungguh-sungguh membicarakan masalah Papua ini, apapun namanya baik musyawarah mufakat, negosiasi kepada masyarakat Papua,&#8221; ujar Ketua Bidang Politik DPP PDI Perjuangan Puan Maharani, kepada wartawan saat jumpa pers di sela Rakernas I PDI Perjuangan di Hotel Harris, Jawa Barat, Selasa (13/12/2011).</p>
<p>Namun, PDIP menegaskan, dalam penyelesaian kasus Papua tidak boleh dengan jalan kekerasan sebagaimana yang terjadi beberapa waktu terakhir . Di samping itu pihaknya juga meminta jangan sampai ada pihak asing yang terlibat dari penyelesaian kasus Papua.</p>
<p>&#8220;Tetapi jangan sampai orang asing ke wilayah Papua, dan juga jangan dilakukan tindakan kekerasan lagi terhadap masyarakat Papua,&#8221; kata dia.</p>
<p>Menurut DPD PDI Perjuangan Papua, kata Puan, persoalaan Papua tidak akan ada pangkalnya jikalau penyelesaiannya dilakukan dengan cara-cara kekerasan. Menurut Puan, hal yang tak boleh dilupakan jika pun pemerintah akan melakukan negosiasi persoalaan Papua jangan sekalipun mengalah lantaran adanya kepentingan asing yang menunggangi konflik tersebut.</p>
<p>&#8220;Itu masukan dari DPD Papua dan Papua barat yang menyatakan bahwa masalah Papua tidak akan pernah selesai kalau menggunakan tindakan kekerasan, tetapi bukan pula kita nego kemudian kita mengalah kepada pihak luar kemudian disusupi pihak luar,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Kekhawatiran ini, kata Puan, terlihat dari masukan DPD PDIP Papua yang meminta agar Papua tidak bernasib sama dengan kasus lepasnya Timur-Timor yang saat ini berubah menjadi Negara Timur Leste.</p>
<p>&#8220;Tetapi PDIP harus memperjuangkan jangan sampai terjadi referendum, jangan sampai lepasnya NKRI kita setelah Timor Leste. Ini yang menjadi konsern kami,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>sumber : okezone.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ilgworld.com/2011/12/pdip-khawatir-papua-bernasib-seperti-timor-timur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Warga Gorontalo Sesalkan Pemecatan Norman Camaru</title>
		<link>http://ilgworld.com/2011/12/warga-gorontalo-sesalkan-pemecatan-norman-camaru/</link>
		<comments>http://ilgworld.com/2011/12/warga-gorontalo-sesalkan-pemecatan-norman-camaru/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Dec 2011 21:02:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[pro & kontra]]></category>
		<category><![CDATA[warga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ilgworld.com/?p=60</guid>
		<description><![CDATA[ILG World &#8211; Pemecatan Norman Camaru secara tidak hormat sebagai anggota kepolisian mendapat tanggapan pro dan kontra dari berbagai kalangan, khususnya warga Gorontalo. Bagi mantan atasan dan rekan norman di kesatuan Brimob Polda Gorontalo, Norman Camaru memang sudah selayaknya dipecat, karena sudah melanggar disiplin dan juga sudah mempermalukan kesatuan Brimob Polda Gorontalo. Sementara bagi masyarakat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ilgworld.com/wp-content/uploads/2011/12/norman-camaru.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-61" style="margin: 5px;" title="norman camaru" src="http://ilgworld.com/wp-content/uploads/2011/12/norman-camaru-300x165.jpg" alt="norman camaru" width="300" height="165" /></a> <strong>ILG World</strong> &#8211; Pemecatan Norman Camaru secara tidak hormat sebagai anggota kepolisian mendapat tanggapan pro dan kontra dari berbagai kalangan, khususnya warga Gorontalo.</p>
<p>Bagi mantan atasan dan rekan norman di kesatuan Brimob Polda Gorontalo, Norman Camaru memang sudah selayaknya dipecat, karena sudah melanggar disiplin dan juga sudah mempermalukan kesatuan Brimob Polda Gorontalo. Sementara bagi masyarakat Gorontalo pemecatan tersebut dinilai membuat kecewa warga.</p>
<p>Menurut Iptu Hais Ayuwa, mantan atasan Norman di Unit Gegana Satuan Brimob Polda Gorontalo, keputusan pemecatan norman sudah sesuai kode etik di kepolisian. Bahkan menurut Iptu Hais, tindakan Norman yang absen bertugas lebih dari 30 hari tanpa alasan yang jelas, sudah sangat mempermalukan kesatuan.</p>
<p>Kini, pascadipecat sebagai anggota Polri, Norman Camaru asyik meniti karir keartisannya di Jakarta.</p>
<p>Iptu Hais mengatakan, sebagai atasan langsung Norman Camaru pada waktu itu, sebenarnya Brimob telah memberikan kesempatan kepada Norman untuk memperbaiki diri dan mengurungkan niatnya mundur dari kepolsian. Namun mereka sangat menyesal karena usaha pendekatan secara pribadi  tidak membuahkan hasil dan Norman tetap bersikukuh ingin menganggalkan seragam polisinya.</p>
<p>Hal yang sama juga diungkapkan Briptu Noval, yang juga rekan Norman di sat Brimob. Sebagai rekan, Briptu Noval sangat menyesal dengan sikap rekannya tersebut yang tetap memiih keluar dari kepolisian dan mengingkari sumpah prajurit.</p>
<p>Sementara itu, dipecatnya Norman Camaru secara tidak hormat dari kepolsian juga menyisakan kekecewaan di tengah masyarakat Gorontalo. Pemecatan Norman yang telah dianggap sebagai sosok yang telah mengharumkan nama Gorontalo di tingkat nasional sangatlah menyakitkan</p>
<p>Meggi, warga Gorontalo mengatakan, meski kecewa, masyarakat Gorontalo pun memaklumi keputusan Norman yang ingin mundur dari kepolisian. Apalagi setelah mengetahui bahwa keinginan norman mundur dari kepolisian karena merasa dikekang oleh pihak polda dalam mengembangkan karier keartisannya.</p>
<p>Menurut Meggi tidak seharusnya Polda Gorontalo mengekang Norman untuk berkarir sebagai artis dan harus memberikan keleluasaan bagi Norman untuk mengembangkan talenta yang dia miliki.</p>
<p>sumber : okezone.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ilgworld.com/2011/12/warga-gorontalo-sesalkan-pemecatan-norman-camaru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kapan Nelayan dan Petani Sejahtera?</title>
		<link>http://ilgworld.com/2011/12/kapan-nelayan-dan-petani-sejahtera/</link>
		<comments>http://ilgworld.com/2011/12/kapan-nelayan-dan-petani-sejahtera/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Dec 2011 20:56:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[kerakyatan]]></category>
		<category><![CDATA[opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ilgworld.com/?p=56</guid>
		<description><![CDATA[Petani dan nelayan adalah profesi mayoritas penduduk negeri ini. Hampir 60% penduduk Indonesia berada di pedesaan dan pesisir pantai. Profesi ini sesuai dengan alam Indonesia yang memang agraris dan laut sebagai wilayah terbesar negeri ini. Namun nampaknya profesi ini menjadi penyumbang besar kemiskinan dan rendahnya kualitas SDM bangsa kita. Kemiskinan sebagai penyakit sosial negara berkembang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ilgworld.com/wp-content/uploads/2011/12/Nelayan.jpg"><img class="alignleft  wp-image-57" style="margin: 5px;" title="Nelayan" src="http://ilgworld.com/wp-content/uploads/2011/12/Nelayan-300x225.jpg" alt="Nelayan pulang melaut" width="300" height="225" /></a>Petani dan nelayan adalah profesi mayoritas penduduk negeri ini. Hampir 60% penduduk Indonesia berada di pedesaan dan pesisir pantai. Profesi ini sesuai dengan alam Indonesia yang memang agraris dan laut sebagai wilayah terbesar negeri ini. Namun nampaknya profesi ini menjadi penyumbang besar kemiskinan dan rendahnya kualitas SDM bangsa kita. Kemiskinan sebagai penyakit sosial negara berkembang terus saja semakin bertambah di kalangan petani dan nelayan khususnya. Seolah–olah menjadi nelayan adalah keterpaksaan, padahal laut kita kaya raya dan menyimpan triliunan kekayaan jika mampu diambil oleh nelayan.</p>
<p>Kenyataannya nelayan masih terpuruk dalam kubangan kemiskinan dan kebodohan, jauh dari istilah sejahtera. Di sisi lain politisi dan birokrasi “bergelimang” harta dan kekayaan, hasil laut hanya dinikmati segelintir pengusaha serakah yang enggan berbagi walaupun sekadar program CSR yang menjadi kewajiban mereka untuk membantu nelayan. Inilah fakta negeri yang orang mengatakan jamrud khatulistiwa. Kalau seperti ini kapan nelayan akan sejahtera? Menunggu sampai ikan di laut habis oleh aksi illegal fishing kapal asing yang berkolaborasi dengan penjahat dalam negeri? atau memang nelayan tidak akan bisa sejahtera? Sulitkan membuat nelayan sejahtera? Kabar tentang impor ikan semakin membuat nelayan sesak dadanya, kenapa pejabat negeri ini berperilaku kayak tengkulak. Berpikir hanya mencari untung semata.</p>
<p><strong>Kebijakan Diskriminatif</strong></p>
<p>Subsidi BBM untuk nelayan sebagai modal utama mencari ikan sangat kecil, bahkan sangat kecil. Setiap tahun nelayan membutuhkan 1,2 juta kiloliter. Kebutuhan total BBM bersubsidi sektor perikanan setiap tahun mencapai 2.516.976 kl, meliputi 1.955.376 kl untuk nelayan dan 561.600 kl untuk pembudidaya ikan. Tahun 2009, Pertamina hanya mampu menyalurkan 1,32 juta kl. Bagaimana nelayan akan melaut kalau BBM saja tidak ada? Bandingkan dengan BBM subsidi yang dinikmati pemilik mobil mewah di kota–kota besar, sangat menyedihkan.</p>
<p>Selain BBM kebutuhan akan peralatan tangkap, minimnya peralatan tangkap membuat nelayan sangat terbatas dalam beroperasi menangkap ikan. Bantuan kapal–kapal besar yang bertonase di atas 10 gros ton tidak mampu dikelola nelayan dengan baik karena minimnya kemampuan dan operasional. Kebijakan salah arah berupa bantuan kapal ini akhirnya dinikmati cukong–cukong bermodal besar yang akhirnya menjadikan nelayan sebagai buruh semata, bukan nelayan tapi buruh nelayan. Ironisnya setiap tahun model bantuan ini terus saja diduplikasi oleh APBN dan APBD propinsi.</p>
<p>Ketimpangan kebijakan juga terjadi pada faktor perlindungan kepada nelayan akan akses keamanan dan bencana alam. Dua faktor ini sampai sekarang belum ada payung hukum yang bisa melindungi mereka. RUU Kelautan sejak jaman Megawati sampai SBY menjabat dua kali belum juga berhasil disahkan menjadi UU dan PP sebagai tindaklajutnya. Kisah penangkapan dan kematian nelayan di Malaysia seolah hanya angin lalu. Kasus kematian nelayan di Jepara karena terhantam ombak juga tidak ada solusi sistematis dari pemerintah, saat nelayan terkena bencana kelaparan bahkan kematian akibat bencana alam sikap pemerintah hanya iba dan memberikan santunan ala kadarnya sebagai tanda sedih. Nelayan tidak membutuhkan belas kasihan karena faktor kemanusian semata, itu tugas sebagai sesama manusia. Pemerintah tugasnya memberikan kepastian hukum dan legalitas skala nasional sebagai wujud keseriusan melindungi nelayan.</p>
<p>Akhirnya faktor kebijakan, keamanan, ketersedian BBM dan alat–alat tangkap yang nyaris tidak serius diurus oleh pemerintah akhirnya NTP (Nilai Tukar Nelayan ) sebagai rangkuman kesejahteraan nelayan setiap tahun tidak mengalami kenaikan yang signifikan. Ternyata kebijakan pengentasan kemiskinan mulai tahun 2006 sampai 2010 belum mampu mengurangi angka kemiskinan nelayan, bahkan semakin bertambah.<br />
Kemiskinan nelayan seiring dengan Nilai Tukar Nelayan yang sampai sekarang juga semakin mengenaskan. Kalau di petani ada Nilai tukar petani sekarang mulai menunjukkan kenaikan, di nelayan menunjukkan kemunduran.</p>
<p>Menurut data DKP 2001 Jumlah seluruh KK nelayan tahun 1998 = 4 juta orang dengan pendapatan kotor per KK per tahun = Rp4.750.000. Pendapatan kotor per KK per bulan = Rp395.383. Data statistik yang lain menunjukan bahwa upah riil harian yang diterima seorang buruh tani (termasuk buruh nelayan) hanya sebesar Rp30.449,- per hari. Jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan upah nominal harian seorang buruh bangunan biasa (tukang bukan mandor) Rp48.301,- per hari. Berdasarkan data Dirjen Perikanan Tangkap DKP, pada 2007 rata-rata pendapatan 2,7 juta nelayan kecil di Indonesia hanya sebesar Rp445.000 per keluarga per bulan.</p>
<p>Berdasarkan hasil perhitungan BPS, NTN tahun 2008 terdapat peningkatan, yaitu hingga Desember 2008 mencapai angka 103,9. Jumlah ini meningkat sebesar 1,04% dibandingkan pada awal tahun, bulan Januari 2008 yang hanya sebesar 99,7. Artinya, pada akhir tahun 2008, nelayan telah dapat menyimpan hasil pendapatan yang diperoleh dari kegiatan penangkapan ikan setelah digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-harinya. Meskipun di awal tahun mengalami ketekoran biaya hidup. Melihat kondisi ini memang miris sekali kondisi keluarga nelayan. Dengan pendapatan 445.000/bulan mana mungkin mereka berpikir akan pendidikan, kesehatan, untuk kebutuhan pangan saja tidak bisa makan 3 kali sehari.</p>
<p>Data Badan Pusat Statistik (2011) terlihat bahwa rata-rata nilai tukar nelayan nasional per September 2011 tercatat hanya mencapai 103.80 atau menurun jika dibandingkan tahun 2009 yang nilainya mencapai 105.05. Kita cermati sejak 2008–2011 sekarang NTN nelayan semakin turun, artinya kesejahteraan nelayan juga semakin turun dan semakin miskin.</p>
<p>Inilah ironi di hari Nusantara yang jatuh tanggal 13 Desember, nusantara yang kaya raya ternyata belum mampu membuat nelayan sejahtera. Bukan karena laut atau sumber daya alam kita yang terbatas, namun kebijakan dan kepedulian pemimpin kita jauh dari harapan.</p>
<p><strong>Riyono<br />
Sekjen DPP Perhimpunan Petani Nelayan Sejahtera Indonesia</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ilgworld.com/2011/12/kapan-nelayan-dan-petani-sejahtera/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>&#8220;Pada Suatu Ketika&#8221;, Animasi Transformers Ala Indonesia</title>
		<link>http://ilgworld.com/2011/12/pada-suatu-ketika-animasi-transformers-ala-indonesia/</link>
		<comments>http://ilgworld.com/2011/12/pada-suatu-ketika-animasi-transformers-ala-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Dec 2011 20:48:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[animasi]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kreatifitas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ilgworld.com/?p=52</guid>
		<description><![CDATA[ILG World &#8211; Siapa bilang anak bangsa tidak bisa berkarya, salah satu karya anak bangsa pun kini tengah jadi pembicaraan di jejaring sosial. Lakon Animasi pun menciptakan sebuah film pendek yang mengisahkan perpaduan antara Transformers dan Independence Day dengan kehidupan di Indonesia. Ditelusuri okezone, Selasa (13/12/2011) film animasi klip babak kesatu berjudul &#8216;Pada Suatu Ketika&#8217; [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ilgworld.com/wp-content/uploads/2011/12/lakon-pada-suatu-ketika.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-53" style="margin: 5px;" title="lakon pada suatu ketika" src="http://ilgworld.com/wp-content/uploads/2011/12/lakon-pada-suatu-ketika-300x165.jpg" alt="lakon pada suatu ketika" width="300" height="165" /></a><strong>ILG World</strong> &#8211; Siapa bilang anak bangsa tidak bisa berkarya, salah satu karya anak bangsa pun kini tengah jadi pembicaraan di jejaring sosial.</p>
<p>Lakon Animasi pun menciptakan sebuah film pendek yang mengisahkan perpaduan antara Transformers dan Independence Day dengan kehidupan di Indonesia.</p>
<p>Ditelusuri okezone, Selasa (13/12/2011) film animasi klip babak kesatu berjudul &#8216;Pada Suatu Ketika&#8217; ini di unggah oleh lakonanimasi pada situs jejaring vimeo.com empat hari yang lalu.</p>
<p><center><object width="400" height="200"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/fX2NYsn3L8w?version=3&amp;hl=en_US&amp;rel=0"></param><param name="allowFullScreen" value="true"></param><param name="allowscriptaccess" value="always"></param><embed src="http://www.youtube.com/v/fX2NYsn3L8w?version=3&amp;hl=en_US&amp;rel=0" type="application/x-shockwave-flash" width="400" height="200" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true"></embed></object></center></p>
<p>Meski baru saja diunggah, respon yang didapat dari animasi pendek ini sungguh luar biasa, banyak komentar yang masuk memposting komentar yang positif terhadap film pendek ini.</p>
<p>Animasi pendek ini bermula di sebuah pasar dengan hiruk pikuknya, dengan seorang kakek yang mirip sekali dengan tokoh di film Up tengah menikmati santapan mie instant sambil mendengarkan radio.</p>
<p>Namun, tiba-tiba saja gelombang radio yang diterima rusak dan lagu yang diputar pun tidak ditangkap dengan baik, tiba-tiba saja sebuah UFO besar menutupi langit.</p>
<p>Para pengunjung pasar pun panik ketika UFO tersebut mengeluarkan cahaya seperti di film Independence day.</p>
<p>Cahaya tersebut tidak melukai para warga yang ada di pasar, namun tiba-tiba saja sebuah bajaj berubah menjadi robot seperti di film Transformers.</p>
<p>Tidak hanya satu, beberapa bajaj lainnya pun berubah menjadi robot Transformer merah dan sebuah angkutan Kopaja yang sedang berjalan langsung berubah pula menjadi robot.</p>
<p>Animasi ini tidak kalah hebat dengan animasi lainnya yang memiliki pendanaan besar seperti film Hollywood.</p>
<p>Semoga saja film animasi pendek ini menjadi terobosan baru di dunia animasi Indonesia dan kita tunggu saja babak kedua dari kisah Transformers Indonesia ini nantinya</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ilgworld.com/2011/12/pada-suatu-ketika-animasi-transformers-ala-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengubah Limbah Jadi Rupiah</title>
		<link>http://ilgworld.com/2011/12/mengubah-limbah-jadi-rupiah/</link>
		<comments>http://ilgworld.com/2011/12/mengubah-limbah-jadi-rupiah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Dec 2011 20:28:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[kreatifitas]]></category>
		<category><![CDATA[peluang]]></category>
		<category><![CDATA[usaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ilgworld.com/?p=48</guid>
		<description><![CDATA[ILG World &#8211; Limbah tak selamanya hanya menjadi sampah. Dengan sedikit kreatifitas, barang yang tidak bernilai bisa diubah menjadi &#8216;mesin penghasil uang&#8217;. Salah satu contohnya adalah cangkang atau batok kelapa. Batok kelapa yang tidak bernilai, masih bisa disulap menjadi barang bermanfaat, salah satunya adalah dibakar untuk menjadi arang. Namun ternyata, cangkang kelapa ini masih bisa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ilgworld.com/wp-content/uploads/2011/12/AdeBatokkelapa-dalam.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-49" style="margin: 5px;" title="AdeBatokkelapa-dalam" src="http://ilgworld.com/wp-content/uploads/2011/12/AdeBatokkelapa-dalam.jpg" alt="Kerajinan Batok Kelapa" width="285" height="214" /></a><strong>ILG World</strong> &#8211; Limbah tak selamanya hanya menjadi sampah. Dengan sedikit kreatifitas, barang yang tidak bernilai bisa diubah menjadi &#8216;mesin penghasil uang&#8217;. Salah satu contohnya adalah cangkang atau batok kelapa.</p>
<p>Batok kelapa yang tidak bernilai, masih bisa disulap menjadi barang bermanfaat, salah satunya adalah dibakar untuk menjadi arang. Namun ternyata, cangkang kelapa ini masih bisa diubah menjadi barang yang lebih bernilai dari sekedar arang saja.</p>
<p>Adalah Ade Sumarno, seorang pria berumur 27 tahun yang berhasil menyulap batok kelapa inimenjadi berbagai barang unik. Mulai dari barang keperluan sehari-hari hingga hiasan rumah yang memiliki nilai seni.</p>
<p>Ade mulai menggeluti bisnis ini sejak tiga tahun lalu. Awalnya, ia mengubah limbah kelapa tersebut menjadi pernak-pernik untuk ucapan terima kasih di pernikahan. Bentuknya macam-macam, mulai dari sendok, garpu, asbak dan lain-lain.</p>
<p>&#8220;Modalnya tidak banyak, hanya perlu batok kelapa, alat potong seperti gergaji, lem dan ampelas saja,&#8221; katanya kepada detikFinance ketika ditemui di tempat kerjanya, Bandung, Minggu (6/11/2011).</p>
<p>Ia pun mulai melebarkan usahanya dengan mencoba menggali kreatifitasnya supaya bisa memberi nilai tambah bagi usahanya tersebut. Ade pun mulai mencoba membuat pajangan dan hiasan rumah dari batok kelapa tersebut.</p>
<p>Sudah beberapa pajangan ia hasilkan, berbentuk gajah, kuda bahkan mahluk mitologi yang hanya ada dalam dongeng, yaitu naga. Ia mengaku bisa menerima pesenan untuk hiasan rumah tersebut, tak hanya bentuk yang sudah ada, tapi tergantung keinginan pelanggan.</p>
<p>&#8220;Semua model juga bisa tergantung keinginan. Bisa model becak atau motor Harley (Davidson). Binatang lain juga bisa tak hanya kuda atau naga,&#8221; katanya.</p>
<p>Untuk waktu pengerjaan, Ade mengatakan, tergantung dari bentuk dan tingkat kerumitan pemesanan. Ia mencontohkan, pengerjaan model naga yang cukup rumit memerlukan waktu sekitar dua minggu, sementara model kuda yang lebih sederhana bisa rampung sekitar empat hari saja.</p>
<p>Harga yang ditawarkan pun beragam, sesuai dengan tingkat kesulitan dan hasil akhirnya. Ia menjual pajangan dan hiasan batok kelapa mulai dari Rp 500 ribu sampai Rp 1,5 juta.</p>
<p>Selama ini, Ade yang belum memiliki toko sendiri, menjajakan barang dagangannya dengan menitip di galeri-galeri seni hingga gerai-gerai di stasiun dan hotel. Namun, ia mengaku pembelian paling sering dilakukan oleh orang asing melalui pemesanan.</p>
<p>&#8220;Banyaknya yang beli memang dari luar. Mereka biasanya telepon ingin model seperti apa. Nanti setelah selesai langsung dikirim,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Selain itu, ia kini sedang mencoba untuk mengkolaborasi buah karyanya itu dengan medium keramik. Salah satunya adalah merangkai batok kelapa yang sudah dipotong di atas papan keramik berukuran 30&#215;30 cm.</p>
<p>Menurutnya, keramik tersebut bisa disusun di tembok sehingga menjadi hiasan dinding yang cukup menawan. Bahkan, ia mengaku pernah menerima pesanan dari salah satu direktur Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk menghias seluruh dinding kamar mandinya dengan ornamen batok kelapa tersebut.</p>
<p>Atas jerih payahnya tersebut, ia bisa meraup omzet sekitar Rp 10-20 juta per bulan. Uang yang cukup besar tersebut awalnya hanya dari modal yang sangat kecil, bahkan tak sampai jutaan rupiah.</p>
<p>&#8220;Dari satu karung (batok kelapa) itu tidak sampai Rp 100 ribu. Itu isinya sekitar 10 kg, bisa jadi puluhan bentuk akhirnya,&#8221; tambahnya.</p>
<p>sumber : detik finance</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ilgworld.com/2011/12/mengubah-limbah-jadi-rupiah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengusaha Minta Utang Rp 60 Triliun di Bank BUMN Dihapus</title>
		<link>http://ilgworld.com/2011/12/pengusaha-minta-utang-rp-60-triliun-di-bank-bumn-dihapus/</link>
		<comments>http://ilgworld.com/2011/12/pengusaha-minta-utang-rp-60-triliun-di-bank-bumn-dihapus/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Dec 2011 20:22:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[bumn]]></category>
		<category><![CDATA[piutang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ilgworld.com/?p=44</guid>
		<description><![CDATA[ILG World &#8211; Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bersama pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengusulkan utang 138.000 pengusaha senilai Rp 60,6 triliun di bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dihapuskan. Menurut Anggota Komisi XI DPR dari Fraksi Gerindra Sadar Subagyo, rencana penghapusan utang ini baru bisa terlaksana jika Rancangan Undang-undang (RUU) [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ilgworld.com/wp-content/uploads/2011/12/Logo-BUMN.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-45" title="Logo BUMN" src="http://ilgworld.com/wp-content/uploads/2011/12/Logo-BUMN.jpg" alt="BUMN" width="182" height="186" /></a><strong>ILG World</strong> &#8211; Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bersama pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengusulkan utang 138.000 pengusaha senilai Rp 60,6 triliun di bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dihapuskan.</p>
<p>Menurut Anggota Komisi XI DPR dari Fraksi Gerindra Sadar Subagyo, rencana penghapusan utang ini baru bisa terlaksana jika Rancangan Undang-undang (RUU) tentang piutang negara sudah disahkan menjadi Undang-undang (UU).</p>
<p>Dihapuskannya utang-utang ini bukan tanpa alasan, tetapi karena sifat utang ini yang khusus, seperti saat terjadi bencana alam tsunami atau gunung meletus, serta krisis ekonomi tahun 1998 lalu.</p>
<p>&#8220;Kita mau utang pengusaha di bank BUMN segera dihapuskan, selain menghambat pengusaha juga menghambat bank BUMN,&#8221; katanya usai rapat kerja bersama Kadin di Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (13/12/2011).</p>
<p>Ia mengatakan, selama masih ada piutang, bank-bank plat merah juga sedikit dirugikan karena harus menyisihkan sejumlah dana cadangan atas kredit macet tersebut. Padahal, dana pencadangan tersebut bisa dipakai untuk memperkuat modal.</p>
<p>&#8220;Selama ada piutang tersebut bank BUMN harus menyisihkan dana cadangan Rp 20 triliun ke Himbara (Himpunan Bank Negara). Jika itu digunakan untuk permodalan bisa menaikkan CAR dan LDR sehingga bisa survive dengan bank swasta,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Namun sayangnya, kata dia, masih banyak kendala dalam pengesahan UU keuangan negara ini, soalnya masih banyak pasal yang bertabrakan dengan UU Bank Indonesia (BI) dan perpu piutang negara dan daerah No.49 tahun 1960. &#8220;Itu harus diselesaikan dulu,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Pada kesempatan yang sama, Anggota Kadin Elsa Syarif menyambut baik rencana penghapusan utang ini. Pasalnya, selama ini pengusaha berniat untuk membayar tapi aset-asetnya masih banyak yang disita karena utang ini terjadi di masa krisis moneter.</p>
<p>&#8220;Jadi pengaturannya masih rancu, dulu kita dapat utang dari bank di jaman krisis, lalu banknya di-bailout dan jadi milik pemerintah. Sehingga kita masih menunggu penyelesaian hukumnya,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Rencana penghapusan utang ini sebenarnya sudah bergulir sejak lama. Kementerian BUMN sudah mewacanakan penghapusan piutang di bank-bank milik negara supaya bisa meningkatkan modal.</p>
<p>Namun, rencana ini masih terhambat karena belum disahkannya UU keuangan negara tersebut. Sehingga, dana pencadangan milik bank-bank BUMN itu hanya mengendap dan tidak bisa digunakan.</p>
<p>Sumber : detik.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ilgworld.com/2011/12/pengusaha-minta-utang-rp-60-triliun-di-bank-bumn-dihapus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>FPKB Perjuangkan RUU Kepulauan Jadi Undang-undang</title>
		<link>http://ilgworld.com/2011/12/fpkb-perjuangkan-ruu-kepulauan-jadi-undang-undang/</link>
		<comments>http://ilgworld.com/2011/12/fpkb-perjuangkan-ruu-kepulauan-jadi-undang-undang/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Dec 2011 20:05:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[dpr]]></category>
		<category><![CDATA[fraksi]]></category>
		<category><![CDATA[pkb]]></category>
		<category><![CDATA[ruu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ilgworld.com/?p=40</guid>
		<description><![CDATA[ILG World &#8211; Draft Rancangan Undang-undang Perlakuan Khusus Provinsi Kepulauan (RUU PKPK) tengah diperjuangkan di parlemen, DPR. Fraksi PKB pun janjikan akan memperjuangkan RUU tersebut. &#8220;Lewat Fraksi PKB, RUU PKPK dapat masuk dalam Prolegnas dan sekarang sedang diproses oleh Baleg dan kami akan selalu memperjuangkan untuk segera disahkan,&#8221; ujar anggota Fraksi PKB, Mirati Dewaningsih. Hal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://ilgworld.com/wp-content/uploads/2011/12/undang-undang.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-41" style="margin: 5px;" title="undang-undang" src="http://ilgworld.com/wp-content/uploads/2011/12/undang-undang-300x218.jpg" alt="undang-undang" width="300" height="218" /></a>ILG World</strong> &#8211; Draft Rancangan Undang-undang Perlakuan Khusus Provinsi Kepulauan (RUU PKPK) tengah diperjuangkan di parlemen, DPR. Fraksi PKB pun janjikan akan memperjuangkan RUU tersebut.</p>
<p>&#8220;Lewat Fraksi PKB, RUU PKPK dapat masuk dalam Prolegnas dan sekarang sedang diproses oleh Baleg dan kami akan selalu memperjuangkan untuk segera disahkan,&#8221; ujar anggota Fraksi PKB, Mirati Dewaningsih.</p>
<p>Hal itu disampaikannya dalam acara Dialog Publik yang diselenggarakan oleh DKN Garda Bangsa bersama Fraksi PKB DPR RI dalam rangka memperingati Deklarasi Djuanda di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (13/12/2011).</p>
<p>Saat ditanya mengapa DPR menggunakan nama perlakuan khusus dan bukan otonomi khusus, Miranti menjelaskan, otonomi khusus atau hak keistimewaan bagi sebuah daerah tertentu merupakan suatu jalan keluar yang terpaksa dalam menengahi persoalan bangsa atau konflik, seperti di Aceh dan Papua yang konteks kehidupan bernegaranya bersifat integralistik.</p>
<p>Menurut Miranti, RUU yang telah diusulkan oleh Fraksi PKB ini dianggap sebuah langkah yang lebih maju. Sebab, saat ini RUU PKPK tersebut sudah menjadi agenda DPR secara kolektif.</p>
<p>“Saat ini tinggal bagaimana kita dapat mengawal proses ini semua secara bersama-sama, terutama anggota DPR dan DPD yang kita anggap sebagai perwakilan dari tujuh provinsi yang termasuk dalam kaukus<br />
kepulauan,” kata Miranti yang juga anggota Komisi VI DPR ini.</p>
<p>Isi dari kaukus Provinsi Kepulauan meliputi, Maluku, Maluku Utara, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Kepulauan Riau dan Bangka Belitung.</p>
<p>Harapan Miranti, Baleg dapat menyerap semua aspirasi RUU PKPK yang saat ini tengah dibahas. Terutama terkait dengan stakeholder. Dengan demikian ada harapan RUU PKPK dapat mewadahi kepentingan daerah<br />
kepulauan.</p>
<p>“Saya kira seluruh komponen yang terkait dapat memberikan urun-rembuk sehingga kepentingan daerah berbasis laut dan pulau dapat benar-benar terwadahi dalam RUU PKPK,” kata anggota DPR asal Maluku ini.</p>
<p>Sekali lagi Mirati berharap, agar RUU tentang perlakuan khusus dapat lebih diterima oleh publik dibandingkan dengan memakai istilah otonomi khusus. Menurutnya, dengan menggunakan istilah perlakukan khusus akan memudahkan pemerintah daerah untuk menggalang dukungan dari parlemen.</p>
<p>“RUU ini adalah sebuah kebutuhan yang dapat dikatakan urgent, realitasnya masyarakat berbasis laut pulau relatif belum bisa dikatakan sejahtera, sedangkan potensi sumber daya alam bagi daerah berkarakteristik laut dan pulau, 80 persen-nya berada di laut dan hingga saat ini belum ada yang mengelola secara optimal,” imbuhnya.</p>
<p>sumber : detik.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ilgworld.com/2011/12/fpkb-perjuangkan-ruu-kepulauan-jadi-undang-undang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Silaturahmi, Rahasia Panjang Umur</title>
		<link>http://ilgworld.com/2011/12/silaturahmi-rahasia-panjang-umur/</link>
		<comments>http://ilgworld.com/2011/12/silaturahmi-rahasia-panjang-umur/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Dec 2011 19:29:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ilgworld.com/?p=37</guid>
		<description><![CDATA[ILG World &#8211; Pada suatu waktu dalam sebuah kajian mustholah hadist saya sempat bertanya kepada guru saya apa sih hubungan Silaturahmi dengan panjang umur dan banyak rejeki, dan orang yang memutuskan hubungan silaturahmi/persaudaran akan dilaknat, didalam Alqur’an dan Hadist banyak diterangkan bahwa Silaturahmi dapat memanjangkan umur dan menambah rejeki, seperti dalam surat dibawah ini “Dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ilgworld.com/wp-content/uploads/2011/12/silaturahmi.png"><img class="alignleft" title="silaturahmi" src="http://ilgworld.com/wp-content/uploads/2011/12/silaturahmi.png" alt="" width="358" height="233" /></a><strong>ILG World</strong> &#8211; Pada suatu waktu dalam sebuah kajian mustholah hadist saya sempat bertanya kepada guru saya apa sih hubungan Silaturahmi dengan panjang umur dan banyak rejeki, dan orang yang memutuskan hubungan silaturahmi/persaudaran akan dilaknat, didalam Alqur’an dan Hadist banyak diterangkan bahwa Silaturahmi dapat memanjangkan umur dan menambah rejeki, seperti dalam surat dibawah ini</p>
<blockquote><p>“Dan bertaqwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) namaNya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peiliharalah) hubungan silaturahim, Sesunguhnya Allah menjaga dan mengawasi kamu”. QS An Nissa’ 4:1).</p>
<p>“Maka apakah kiranya jika kamu berkuasa kamu akan mebuat kerusakan di muka bumi dan memutuskan hubungan kekeluargaan ? mereka itulah orang-orang yag dilaknati Allah dan ditulikanya telinga mereka, dan dibutakanya penglihatan mereka.” (QS Muhammad 47:22-23).</p></blockquote>
<p>Sabda Rosulullah.</p>
<blockquote><p>“Barang siapa yang senang untuk dilapangkan rejekinya dan diakhirkan ajalnya (dipanjangkan umurnya), maka hendaklah ia menyambung (tali) silaturahim.”</p></blockquote>
<p>Guru saya menerangkan dengan cukup lugas, tapi tidak membuat saya puas sehingga pertanyaan itu mengendap di hati dalam waktu yang cukup lama, dan sampai pada ahirnya saya menemukan jawabanya di salah satu buku yang ditulis oleh Malcolm Gladwell yang berjudul “Outliers” (Kajian Rahasia dibalik sukses).</p>
<p>Sebelum saya menceritakan pencerahan tentang silaturahmi di dalam buku “Outliers”, sedikit saya ingin berbagi info tentang Ouliers ini.</p>
<p>Dalam kamus wikipedia outliers digambarkan dan didefinisikan seperti dibawah ini:</p>
<p>This article is about the statistical term. For the geographical term, see Exclave or Polynesian outliers and for the geological term, see Inliers and outliers (geology). For outlier detection in data mining, see anomaly detection.</p>
<p>Box plot of data from the Michelson-Morley Experiment displaying outliers in the middle column.In statistics, an outlier is an observation that is numerically distant from the rest of the data. Grubbs defined an outlier as:</p>
<p>An outlying observation, or outlier, is one that appears to deviate markedly from other members of the sample in which it occurs</p>
<p>Simpelnya adalah bahwa adalah Outliers adalah “sekumpulan data yang menyimpang jauh dari sekumpulan data yang seharusnya.</p>
<p>Kalau kita masukan dalam logika sederhana, bahwa kalau anda ingin sehat maka lakukanlah kegiatan-kegiatan yang sehat (olahraga) atau makanlah makanan-makanan yang sehat juga, tapi jangan salah, bahwa ada orang-orang di luar sana yang tidak melakukan pakem/kegiatan yang sama tapi mereka tetap sehat bahkan lebih sehat, dan mereka adalah “Outliers” =sekumpulan data yang menyimpang jauh dari data yang seharusnya.</p>
<p>Malcolm Gladwell ketika memulai menulis buku dia bertemu dengan salah satu temanya yang berprofesi sebagai dokter dan bertugas di Kota Roseto dekat Pennsylvania United stated yang penduduknya adalah hampir 100% imigran asal italy, dan temanya ini bercerita kepada Malcolm bahwa dia hampir tidak pernah menemukan penduduk Roseto yang meninggal pada usia muda, dan berpenyakit jantung koroner, dan kasus ini menjadi hal yang menarik untuk diteliti, mereka dan ditambah beberapa mahasiswa kedokteran, sosiologi kemudian melakukan penelitian dengan mengumpulkan sample-sampel darah, catatan kematian dan mempelajari pola makan dan minum mereka.</p>
<p>Dan hasil penelitian mereka benar-benar menakjubkan, di Roseto, praktis tidak ada orang di bawah usia lima puluh lima tahun yang meninggal karena serangan jantung atau menunjukan tanda-tanda penyakit jantung, penyakit luka lambung, tidak ada kasus bunuh diri, tidak ada penyalah gunaan alcohol, kecanduan obat terlarang dan sangat sedikit kejahatan, hampir tidak seorangpun yang hidup di garis kemiskinan.</p>
<p>Tim peneliti menduga bahwa penduduk Roseto menjalankan pola makan sehat yang membuat mereka lebih sehat dari kebanyakan orang Amerika lainya. Tapi kemudian disadari bahwa asumsi itu keliru. Warga roseto memasak makananya dengan lemak babi dan bukan dengan minyak zaitun seperti yang digunakan waktu mereka masih di italy, mereka membuat pizza dalam lempengan tebal ditambah sosis, daging pepperoni, salami, ham, dan telur, tidak lupa juga biscotti dan tarreli adalah kudapan manis mereka setiap hari, dan semua makanan yang mereka konsumsi adalah sarat dengan lemak, gula dan karbohidrat yang tinggi. Lari pagi atau jogging pun bukan kebiasaan mereka, kalaupun ada satu atau dua orang yang melakukan pasti tidak terlalu konsisten. Maka tidak heran kalau kebanyakan warga Roseto Pennsylvania selalu berkutat dengan masalah obesitas dan sulit sekali meninggalkan kebiasaan merokok berat mereka.</p>
<p>Kalau pola makan dan olahraga tidak menjelaskan temuan mereka, bagaimana dengan genetika ?, ternyata itupun tidak bisa membuktikan bahwa mereka keturunan dari gen yang sehat karena setelah diteliti warga Roseto yang berada di Italy mempunyai catatan kesehatan yang buruk.</p>
<p>Dan hal yang mulai disadari oleh tim peneliti adalah bukan pada pola makan, olahraga, gen, letak geography. Rahasianya adalah saat mereka jalan-jalan di kota tersebut merekapun menemukan jawabanya, tim peneliti melihat bagaimana warga Roseto saling berkunjung satu sama lainya, berhenti untuk mengobrol sejenak, berbagi makanan satu sama lainya, dan itu adalah kebiasaan yang meraka lakukan sepanjang masa.</p>
<p>Subhanallah, kembali Allah memperlihatkan firmanya adalah sebuah kebenaran semata, memperlihatkan kepada kita begitu dasyatnya efek Silaturahmi.</p>
<p>Panjang umur warga Roseto adalah sebuah qiyas yang mengandung premis tentang Silaturahmi, dan Mark Zuckerberg (pendiri Facebook) adalah satu contoh orang yang dilapangkan rejekinya karena mengenalkan pada dunia tentang Silaturahmi Virtual.</p>
<p>Ketika saya membawakan tema ini dalam kultum Romadlon di sebuah masjid, ada sebuah pertanyaan lugu dari jamaah, mengapa Ibu-ibu sebuah gang di komplek sering sekali melakukan silaturahmi, mereka saling ngobrol satu sama lainya, tetapi mereka malah semakin tidak sehat dan stress, lalu saya katakan kepada mereka bahwa “apa yang ibu-ibu lakukan itu bukan SILATURAHMI tapi SILATUGOSIP (duduk sila untuk bergosip)</p>
<p>Semoga Allah menjadikan kita orang-orang yang selalu bersilaturahmi dan berbagi sesama, Perkuat silaturahmi dan kebersamaan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ilgworld.com/2011/12/silaturahmi-rahasia-panjang-umur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tusuk Orang Gara-gara Angka 1</title>
		<link>http://ilgworld.com/2011/12/tusuk-orang-gara-gara-angka-1/</link>
		<comments>http://ilgworld.com/2011/12/tusuk-orang-gara-gara-angka-1/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Dec 2011 19:21:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[tv1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ilgworld.com/?p=34</guid>
		<description><![CDATA[ILG Word &#8211; Adil Firmansyah, pelaku penusukan kamerawan tvOne dan sekuriti Gedung Wisma Nusantara nekat melakukan penusukan karena alasan yang aneh. Dia kesal karena tvOne memakai angka &#8217;1&#8242; di lambangnya. &#8220;Gara-gara ada angka satu di lambang tvOne, itu Tuhan. Itu tidak boleh. Itu sudah lama saya larang tvOne ada angka satu,&#8221; kata koordinator sekuriti Wisma [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ilgworld.com/wp-content/uploads/2011/12/penusuk1.jpg"><img class="alignleft" style="margin: 5px;" title="pelaku penusukan tv one" src="http://ilgworld.com/wp-content/uploads/2011/12/penusuk1.jpg" alt="" width="330" height="260" /></a><strong>ILG Word</strong> &#8211; Adil Firmansyah, pelaku penusukan kamerawan tvOne dan sekuriti Gedung Wisma Nusantara nekat melakukan penusukan karena alasan yang aneh. Dia kesal karena tvOne memakai angka &#8217;1&#8242; di lambangnya.</p>
<p>&#8220;Gara-gara ada angka satu di lambang tvOne, itu Tuhan. Itu tidak boleh. Itu sudah lama saya larang tvOne ada angka satu,&#8221; kata koordinator sekuriti Wisma Nusantara, Adrun, menirukan ucapan Adil.</p>
<p>Hal itu disampaikan dia di Wisma Nusantra, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (12/12/2011).</p>
<p>Ucapan Adil tidak jelas, sehingga Adrun menduga si pelaku yang berusia 27 tahun itu stres. &#8220;Diduga stres, jawabannya tidak normal,&#8221; sambung Adrun. Sebelum menusuk, Adil sempat memekikkan takbir.</p>
<p>Penusukan terjadi pada sekitar pukul 20.45 WIB, saat tvOne menggelar syuting. Syuting acara Live di tvOne dengan tema &#8216;Siapa di Balik Nunun&#8217; tidak terganggu dengan kejadian yang cukup mencekam ini. Acara ini menghadirkan narasumber Koordinator Indonesian Crime Analyst Forum (ICAF), Mustofa B. Nahrawardaya, pengacara Nunun, anggota DPR dan pakar hukum.</p>
<p>Pelaku berasal dari Cilacap Jawa Tengah. Dia bekerja sebagai buruh lepas. Saat ini Adil telah diamankan Polsek Menteng.</p>
<p>sumber : detik.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ilgworld.com/2011/12/tusuk-orang-gara-gara-angka-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Variasi Pengaruh Negara Terhadap Pergerakan Umat</title>
		<link>http://ilgworld.com/2011/12/variasi-pengaruh-negara-terhadap-pergerakan-umat/</link>
		<comments>http://ilgworld.com/2011/12/variasi-pengaruh-negara-terhadap-pergerakan-umat/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Dec 2011 19:14:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pustaka]]></category>
		<category><![CDATA[freedom institute]]></category>
		<category><![CDATA[pustaka]]></category>
		<category><![CDATA[resensi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ilgworld.com/?p=31</guid>
		<description><![CDATA[ILG World &#8211; Akhir September 2011 terjadi pengeboman gereja di Solo. Pengeboman tersebut menjadi salah satu contoh dari sejumlah tindak kekerasan yang pernah terjadi di Indonesia. Pertanyaan pentingnya, mengapa pergerakan yang menimbulkan kekerasan tersebut menjamur pasca orde baru? Inilah yang dijawab Julie dalam bukunya. Ia menjelaskan pentingnya peran negara dalam mempengaruhi pergerakan kelompok-kelompok Islamis. Negara [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ilgworld.com/wp-content/uploads/2011/12/umat-bergerak.jpg"><img class="alignleft" style="margin: 5px;" title="umat bergerak" src="http://ilgworld.com/wp-content/uploads/2011/12/umat-bergerak.jpg" alt="" width="200" height="290" /></a><strong>ILG World</strong> &#8211; Akhir September 2011 terjadi pengeboman gereja di Solo. Pengeboman tersebut menjadi salah satu contoh dari sejumlah tindak kekerasan yang pernah terjadi di Indonesia. Pertanyaan pentingnya, mengapa pergerakan yang menimbulkan kekerasan tersebut menjamur pasca orde baru?</p>
<p>Inilah yang dijawab Julie dalam bukunya. Ia menjelaskan pentingnya peran negara dalam mempengaruhi pergerakan kelompok-kelompok Islamis. Negara tidak hanya berperan sebagai aktor negatif yang memaksa dan menindas, tapi juga aktor positif yang memberikan ruang partisipasi politik untuk mengurangi kekerasan.</p>
<p>Dalam buku ini, Julie terfokus pada tiga negara yaitu Turki, Malaysia, dan Indonesia. Tiga contoh negara tersebut diambil sebagai bentuk variasi peran negara terhadap kebijakannya dan implikasinya terhadap pergerakan kelompok-kelompok Islamis.</p>
<blockquote><p><strong>Penulis</strong> : Julie Chernov hwang<br />
<strong>Judul</strong> : Umat Bergerak, Mobilisasi Kaum Islamis di Indonesia, Malaysia, dan Turki<br />
<strong>Penerbit</strong> : Freedom Institute<br />
<strong>Tahun terbit</strong> : Februari 2011<br />
<strong>Tebal</strong> : ix + 333 hlm</p></blockquote>
<p>Ia memberikan contoh kasus untuk Turki pasca adanya liberalisasi politik. Di sana mulai berkembang tarekat-tarekat sufi dan partai tengah kanan pun berkoalisi dengan pemerintahan yang baru terpilih. Di Malaysia, terjadi Islamisasi dalam masyarakat dengan dipromosikannya perbankan Islam. Sementara itu, di Indonesia coraknya cenderung antagonis pada Islam. Sehingga, unsur-unsur keislaman lebih ditekankan pada faktor kesalehan pribadi.</p>
<p>Julie menekankan pentingnya partisipasi politik sebagai jalur institusional kelompok Islamis. Tujuannya adalah untuk pelindung terhadap instabilitas negara dan terjadinya tindak kekerasan. Namun, kemungkinan yang terjadi, kelompok Islam tersebut akan menggunakan institusi sebagai jalur penerapan prinsip-prinsip keislaman.</p>
<p>Secara lebih jelas, Julie membagi pergerakan Islamis di suatu negara dengan melihat pada efektivitas dan partisipasinya. Ia menyebutkan bahwa ada negara partisipasi efektif, negara otoriter efektif, negara partisipasipatoris inefektif, dan negara otoriter inefektif.</p>
<p>Buku ini menarik dibaca karena menggambarkan hubungan sebab akibat yang ditimbulkan negara pada warga negaranya. Buku ini menjadi sumbangan penting bagi terselenggaranya demokrasi di Indonesia sehingga layak dibaca.</p>
<p>sumber: lpminstitut.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ilgworld.com/2011/12/variasi-pengaruh-negara-terhadap-pergerakan-umat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

